Silaturahmi Perpustakaan UMRI ke Perpustakaan Negara Malaysia, Jajaki Perencanaan Kolaborasi dan Pengembangan Layanan Perpustakaan

Kuala Lumpur, Jumat, 26 Juni 2026 – UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama perwakilan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Perpustakaan Negara Malaysia (PNM). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki perencanaan kolaborasi dalam pengembangan layanan perpustakaan yang inovatif dan berkelanjutan.

Rombongan UMRI dipimpin oleh Bendahara Badan Pembina Harian UMRI, Yuslim, didampingi para pustakawan UPT Perpustakaan UMRI serta beberapa dosen dari berbagai program studi. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jajaran Perpustakaan Negara Malaysia yang dipimpin oleh pustakawan PNM, Hadi, beserta tim.

Kegiatan diawali dengan sesi silaturahmi dan diskusi mengenai pengelolaan perpustakaan di era digital. Dalam kesempatan tersebut, pihak Perpustakaan Negara Malaysia memperkenalkan berbagai layanan unggulan yang telah diterapkan, mulai dari layanan konvensional hingga layanan digital yang terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dan sivitas akademika.

Tidak hanya memperkenalkan layanan informasi, Perpustakaan Negara Malaysia juga memaparkan konsep pengelolaan layanan yang terdiri atas layanan gratis maupun layanan berbayar. Layanan berbayar tersebut dikelola secara profesional sebagai salah satu strategi untuk mendukung keberlanjutan pengembangan perpustakaan melalui sumber pendapatan institusi, tanpa mengesampingkan fungsi utama perpustakaan sebagai pusat literasi, pendidikan, dan pelestarian pengetahuan.

Paparan tersebut memberikan wawasan baru bagi rombongan UMRI mengenai pentingnya inovasi layanan perpustakaan. Berbagai konsep yang diterapkan Perpustakaan Negara Malaysia dinilai dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna sekaligus menciptakan nilai tambah bagi institusi.

Salah satu layanan yang paling menarik perhatian adalah koleksi Manuskrip Melayu, yang menjadi salah satu koleksi unggulan Perpustakaan Negara Malaysia. Manuskrip-manuskrip tersebut merupakan warisan intelektual bangsa Melayu yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan akademik yang sangat tinggi. Dalam pemaparannya, pihak Perpustakaan Negara Malaysia menjelaskan bahwa proses penghimpunan manuskrip dilakukan melalui pendekatan kepada masyarakat tempatan yang masih menyimpan naskah-naskah kuno secara turun-temurun. Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi para pemilik manuskrip dalam upaya pelestarian warisan budaya, Perpustakaan Negara Malaysia memberikan apresiasi atau kompensasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga manuskrip tersebut dapat dilestarikan, didokumentasikan, dan dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian.

Pustakawan UPT Perpustakaan UMRI, Kartika Puspita Sari, S.IP., M.A., menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi pengembangan perpustakaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Riau.

"Banyak hal yang kami pelajari dari Perpustakaan Negara Malaysia, terutama mengenai inovasi layanan, pengelolaan perpustakaan digital, hingga strategi menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi institusi. Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi kami untuk terus mengembangkan layanan Perpustakaan UMRI agar semakin relevan dengan kebutuhan sivitas akademika serta mengikuti perkembangan perpustakaan di tingkat internasional," ungkap Kartika.

Sementara itu, pustakawan Perpustakaan Negara Malaysia, Hadi, menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh rombongan Universitas Muhammadiyah Riau. Menurutnya, silaturahmi seperti ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun hubungan profesional antarperpustakaan.

"Kami amat mengalu-alukan kunjungan daripada Universiti Muhammadiyah Riau. Pertemuan seperti ini membuka ruang untuk saling berkongsi pengalaman, idea dan amalan terbaik dalam pengurusan perpustakaan. Mudah-mudahan hubungan yang terjalin hari ini dapat diteruskan melalui pelbagai program yang memberi manfaat kepada kedua-dua institusi pada masa hadapan," ujar Hadi.

Bendahara Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Riau, Yuslim.,SE.,M.M  mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh Perpustakaan Negara Malaysia. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas layanan akademik melalui pengembangan perpustakaan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Perpustakaan Negara Malaysia. Banyak pembelajaran yang kami peroleh, terutama mengenai inovasi layanan, pengelolaan koleksi, serta strategi pengembangan perpustakaan yang berorientasi pada keberlanjutan. Silaturahmi ini kami harapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih erat dan membuka peluang kolaborasi yang bermanfaat bagi kedua institusi di masa mendatang," tutur Yuslim.

Melalui kunjungan ini, UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Riau memperoleh berbagai wawasan mengenai pengembangan layanan perpustakaan modern, transformasi digital, pelestarian manuskrip Melayu, serta strategi inovasi layanan yang dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi Perpustakaan UMRI dalam menghadirkan layanan yang semakin unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara kedua institusi sebagai landasan bagi perencanaan kolaborasi di masa yang akan datang.

Share this Post